BREAKING
Showing posts with label Pengetahuan umum. Show all posts
Showing posts with label Pengetahuan umum. Show all posts

Sunday, November 17, 2013

4 Hal Penting yang Harus diperhatikan ketika Marah


Assalamu'alaikum sahabat Reader..
       Di kesempatan ini Ubung Style akan membahas tentang 4 Hal Penting yang Harus diperhatikan ketika Marah. Di dunia ini semua orang pernah marah. Siapapun dia, pasti pernah marah. Baik itu marahnya seorang ayah/ibu kepada anaknya, seorang guru kepada muridnya, dosen kepada mahasiswanya, direktur perusahan kepada bawahanya, dan lain-lain. Namun setiap orang berbeda-beda cara dan tujuan dia marah. Ada yang marahnya dengan berbicara menggunakan nada teriak, bahkan ada yang sampai menggunakan kekerasan fisik untuk mengungkapkan kemarahannya itu. Ada yang tujuannya baik untuk membuat orang yang dimarahinya bisa berubah, ada juga yang tidak punya tujuan pasti, asal marah saja.

4 Hal Penting yang Harus diperhatikan ketika Marah

      Apapun itu, yang jelas orang yang ketika marah, sebenarnya ada hal yang ingin dia sampaikan dengan kemarahannya itu. Tapi karena tidak memperhatikan aspek penting, sehingga kemarahanya akan sia-sia dan hanya akan membuat malu dirinya sendiri. Nah sebenarnya ada 4 hal penting yang harus kita perhatikan ketika marah, agar apa yang ingin ungkapkan bisa tersampaikan dengan baik, dan agar kita tidak sia-sia dengan hanya membuang-buang energi. 4 hal tersebut adalah where, who, when, how. 4 hal ini harus tepat seluruhnya, karena jika kurang salah satunya maka sama saja tidak akan mendapatkan tujuan yang diharpakan. Mari kita ikuti penjelasannya sebagai berikut.

1. Where ?
   
        Yaitu di mana seharusnya Tempat kita melampiaskan kemarahan. Sebagai contoh, katakanlah ada seorang mahasiswa yang  tidak senang dengan sistem pengisian KRS online di kampusnya, yang dinilainya tidak efisien. Mahasiswa itu kemudian marah-marah di kantin kampus. Apakah itu sudah benar ? Tentu tidak. Seberapapun banyak aspirasi yang ia ungkapkan, tidak akan pernah sampai ke lembaga kampus karena dia salah tempat. Seharunsya dia menyampaikan aspirasi kemarahannya itu langsung ke lembaga kampusnya tersebut. Olehnya itu, faktor tempat sangat penting. Jangan sampai kita salah tempat dalam ketika mengungkapkan kemarahan. Anda bisa bayangkan apalagi jika mahasiswa tersebut marah-marahnya di pasar atau tempat preman-preman ? Mungkin bisa babak belur dia akan di hajar.

2. Who ?

        Yaitu siapa seharusnya Orang yang harus  dimarahi. Masih menggunakan contoh kasus di atas, misalnya jika sang mahasiswa ke ruang kelembagaan kampusnya untuk menyampaikan kemrahannya. Dan ketika itu direktur dari kelembagaan kampus sedang tidak berada di tempat. Kebetulan ketika bertemu cleaning cervis yang ada di ruang tersebut, dia langsung memarahi sang cleaning service. Sekarang tempatnya sudah tepat, namun orang yang menjadi objek kemarahanya itu tidak tepat. Jika dia memarahi cleaning service yang kebetulan berada di ruangan kelembagaan, maka sama saja aspirasinya tidak akan tersampaikan dan energi marahnya hanya akan terbuang sia-sia.

3. When ?

      Yaitu kapan seharusnya waktu yang tepat untuk menyampaikan kemarahan. Katakanlah sang mahasiswa tadi datang ke ruang lembaga kemahasiswaan untuk menyampaikan kemarahannya. Kebetulan ketika itu pak direkturnya sedang berada di ruangan, tapi dalam keadaan sedang menerima tamu penting kelembagaan. Apakah ketika sang mahasiswa langsung menyampaikan kemarahanya, akan mendatangkan sesuatu yang lebih baik ? ataukah malah sebaliknya ? Anda bisa bayangkan sendiri apa yang akan terjadi selanjutnya pada sang mahasiswa jika dia tetap memutuskan untuk menyampaikan kemarahannya ketika itu. Jadi, faktor waktu juga sangat penting untuk dijadikan bahan pertimbangan ketika marah.

4. How ?

        Yaitu bagaimana seharusnya cara meyampaikan kemarahan. Hal ini juga harus menjadi perhatian utama. Sekarang misalkan tempat, orang, dan waktunya sudah tepat, tapi sang mahasiswa mengungkapkan kemarahannya dengan ngamuk-ngamuk dan merusak barang-barang yang ada di ruangan kelembagaan. Apa itu merupakan cara yang benar ? Apa itu akan mendatangkan solusi yang baik bagi permasalahannya ? Tentu sekali lagi jawabanya tidak. Hal ini sama halnya ketika kita melihat cara demonstrasi di Indonesia yang kebanyakan anarkis. Sebenarnya jika memakai cara-cara tersebut maka aspirasi yang sebenarnya ingin di ungkapkan tidak akan sampai dan akan memakankerugian bagi si pendemo itu sendiri.

           Itulah hal-hal yang harus diperhatikan ketika kita marah. 4 hal di atas harus tepat seluruhnya untuk mendapatkan hasil yang maksimalkan untuk mewujudkan tujuan. Karena jika salah satunya tidak tepat, akan sia-sia energi yang dikeluarkan untuk marah. Tidak akan medatangkan hasil apa-apa. Sekian postingan kali ini tentang

4 Hal Penting yang Harus diperhatikan ketika Marah

             Semoga dapat difahami dan membawa manfaat bagi yang membacanya. Baca juga artikel "4 Tips menentukan tujuan untuk hidup sukses" . Sampai bertemu kembali di postingan berikutnya, Wassalam.. :)

Thursday, November 14, 2013

3 Desa di Indonesia yang bernama Ubung


Assalamu'alaikum Sahabat Reader..
     Di kesempatan hari ini saya akan membahas tentang 3 Desa di Indonesia yang bernama Ubung. Sebelumnya saya pernah menulis artikel yang berjudul "the beauty of ubung, my lovely village". Di artikel tersebut saya menulis tentang profil dan keindahan desa saya yang bernama Desa Ubung. Nah ternayata, di Indonesia ini tidak hanya desa saya yang bernama Ubung, tapi ada dua desa lain juga yang bernama sama, di tempat yang berbeda-beda. Sehingga seluruhnya berjumlah 3 Desa. Saya pun hingga sekarang belum tahu mengapa kedua desa ini bisa bernama sama dengan desa Saya.
3 Desa di Indonesia Yang Bernama Ubung
3 Desa di Indonesia Yang Bernama Ubung

Oke untuk itu langsung saja bahas satu persatu.

1. Desa Ubung Kecamatan Lilialy Kab. Buru - Maluku 

       Yang pertama tentu saja adalah desa kelahiran saya, yaitu Desa Ubung yang terletak di Kecamatan Lilialy Kabupaten Buru Provinsi Maluku. Untuk Melihat letaknya perhatikan peta google di bawah ini :
Desa Ubung, Kecamatan Liliali, Maluku
Desa Ubung, Kecamatan Liliali, Maluku

        Di keterangan peta tersebut tertulis Namlea, Buru, Indonesia. Itu berarti kecamatan Namlea Kabupaten Buru. Tapi kok bukan kecamatan Lilialy seperti yang saya sebutkan ? Hal ini karena Kecamatan Lilialy baru saja diresmikan kira-kira sekitar setengah tahun yang lalu, sehingga mungkin belum terdata di google map. Untuk mengetahui informasi selengkapnya mengenai desa saya tersebut langsung saja baca di artikel "The Beauty of Ubung, My Lovelly Village" 

2. Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah

        Desa ke dua yang bernama Ubung adalah yang terletak di Kecamatan Jonggot Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Perhatikan letaknya di Google map berikut ini :
Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah
Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah
       Desa Ubung in berada di Pulau Lombok. Jika dilihat posisi geografis dari gambar di peta, desa Ubung ini terletak di sebelah tenggara Kota Mataram, Ibu Kota Provinsi Nusa Tengggara Barat (NTB). Desa Ubung merupakan 1 dari 13 Keluraha/Desa di Kecamatan Jonggrat Kabupaten Lombok Tengah.

- Kelurahan/Desa Barejulat (Kodepos : 83561)
- Kelurahan/Desa Batutulis (Kodepos : 83561)
- Kelurahan/Desa Bonjeruk (Kodepos : 83561)
- Kelurahan/Desa Bunkate (Kodepos : 83561)
- Kelurahan/Desa Gemel (Kodepos : 83561)
- Kelurahan/Desa Jelantik (Kodepos : 83561)
- Kelurahan/Desa Labulia (Kodepos : 83561)
- Kelurahan/Desa Nyerot (Kodepos : 83561)
- Kelurahan/Desa Pengenjek (Kodepos : 83561)
- Kelurahan/Desa Perina (Kodepos : 83561)
- Kelurahan/Desa Puyung (Kodepos : 83561)
- Kelurahan/Desa Sukarara (Kodepos : 83561)
- Kelurahan/Desa Ubung (Kodepos : 83561)


       Di desa ini terdapat Masjid yang bernama Masjid Ushuluddin, dan sebuah SMA yaitu SMA Negeri 1 Jonggat. 

3. Desa Ubung, Denpasar Utara, Denpasar Bali

         Desa ketiga yang juga bernama Ubung adalah Desa/kelurahan yang terletak di Denpasar Utara, Kota Denpasar Bali. Perhatikan letaknya di Goggle map di bawah ini :
Ubung, Bali, Indonesia
Ubung, Bali, Indonesia
         Desa Ubung ini mungkin adalah Ubung yang paling terkenal dibanding 2 Ubung Lainnya. Karena terletak di Pulau Bali sebagai tempat wisata Indonesia yang sangat terkenal di dunia. Di Desa ini terdapat banyak infrastruktur dan fasilitas umum bagi para turis lokal dan Mancanegara. Ubung merupakan 1 dari  11 Desa/Kelurahan yang ada di Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar Bali.
  • Desa Dangin Puri Kaja
  • Desa Dangin Puri Kangin
  • Desa Dangin Puri Kauh
  • Desa Dauh Puri Kaja
  • Desa Peguyangan Kaja
  • Desa Peguyangan Kangin
  • Desa Pemecutan Kaja
  • Desa Ubung Kaja
  • Kelurahan Peguyangan
  • Kelurahan Tonja
  • Kelurahan Ubung

         Sekian postingan kali ini tentang :

3 Desa di Indonesia yang bernama Ubung

       Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan umum dari sahabat reader. Mungkin masih ada Desa Ubung lainnya yang tidak saya tahu, bisa sahabat sharing-kan di kotak komentar di bawah. Sampai bertemu di postingan saya selanjutnya..! Wassalam. :) 

Thursday, October 3, 2013

The Beauty Of Ubung, My Lovelly Village


Assalamu'alaikum sahabat reader..
     Kali ini saya ingin memperkenalkan dan sedikit promosi kepada sobat semua tentang desa kelahiran saya, UBUNG. Ini yang saya jadikan sebagai judul web blog saya. Mungkin bagi sebagian ada yang bertanya, apa alasan dan latar belakang saya menamai web blog ini dengan nama Ubung Style, maka itulah jawabannya. Desa kelahiran dan kebanggan saya, mutiara yang bersinar terang di ufuk timur Indonesia. Lebay.. hehe. Tapi itu melambangkan kecintaan dan kebanggan saya terhadapnya, dan  sebagai salah satu bentuk rasa syukur atas Karunia Allah SWT.

The Beauty Of Ubung Village
           Namun yang perlu sobat tahu, ini bukan Ubung yang di Bali ya ? Kalau di Bali sendiri terkenal dengan nama terminalnya yaitu terminal Ubung. Saya sendiri juga tidak tahu kenapa kok bisa sama nama desaku dengan nama salah satu daerah di Bali itu. Memang di Indonesia, sering kita jumpai beberapa daerah dengan nama yang sama. Misalnya daerah ketapang, ada di Kalimantan dan ada juga di Sumatera. Tapi Ubung desa saya tidak kalah indah dan menariknya loh dengan Ubung yang di Bali itu ? Di sana juga terdapat salah satu ikon bersejarah, yang berhubungan erat dengan perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dan menjaga persatuan dan kesatuan, yaitu tugu pendaratan TNI di Pulau Buru tanggal 14 Juli 1951 dalam misi pembebasan Ambon. 
         Semakin ingin tahu bukan ? Jadi, izinkan saya untuk  menjelaskannya satu persatu. Semoga sobat bisa sobat tertarik dan bisa mengunjungi desa saya yang indah itu. :)

1. Letak geografis.
       Desa Ubung terletak di Kecamatan Lilialy,  Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Untuk sampai ke situ, harus menempuh perjalanan sekitar 6-8 jam  melalu jalur laut dari Ambon ibu kota Provinsi Maluku, ke Namlea ibu kota Kabupaten Buru. Jika melalui jalur udara, dapat ditempuh sekitar 30 menit. 

The Beauty Of Ubung Village2

 Sedangkan dari Kota Namlea ke Desa Ubung, bisa ditempuh dengan menggunakan mobil atau sepeda motor sekitar 15 menit waktu perjalanan.

The Beauty Of Ubung Village3



2. Keindahan Pantai

       Desa Ubung terletak di pinggir pantai yang indah, masih asri dan belum tercemar. Kita bisa menikmati pemandangan pasir putih yang indah dan memanjakan mata .

Ubung Beach2

         Tampak juga nelayan yang sedang menangkap ikan di laut, dan kita bisa  membeli ikan hasil tangkapan nelayan tersebut dan langsung membagkarnya di pinggir pantai. Sungguh nikmat, dapat mencicipi ikan segar dengan harga terjangkau.

Nelayan Desa Ubung

Nelayan Desa Ubung

Bakar Ikan di Pantai Ubung
 
3. Kondisi ekonomi dan sosial budaya

        Sebagian besar penduduk Desa Ubung bermata pencarian sebagai nelayan dan petani. Sebagian lagi sebagai guru, pedagang, pengusaha, dan berbagai pekerjaan lainnya. 
        Desa ubung termasuk desa yang multikultural, yaitu terdiri dari  bermacam-macam suku budaya. Ada suku Buton asal sulawesi tenggara, ada suku jawa, ada yang dari suku Sula Maluku Utara seperti Umasugi, Umagapi, Umaea, Galela. Penduduk dengan berbagai macam suku budaya tersebut hidup berdampingan dengan  damai dan harmonis sehingga seolah menghasilkan satu suku baru yaitu suku Ubung. Itu terlihat jelas dari kompaknya dan rasa  persatuan dari masyarakat itu kerasa sekali. Rasa solidaritas dari masyarakatnya sangat tinggi, walaupun kadang sering disalah arti dan salah gunakan rasa solidaritas itu. hehe.  Misalnya, dalam hal perkelahian dan tawuran. Jika ada salah satu penduduk desa yang dipukuli atau orang luar atau desa lain, maka yang akan datang adalah sekampung sebagai balasannya. Makanya desa ubung terkenal oleh orang luar sebagai desa dengan solidaritas yang tinggi di segala bidang.

4. Ikon bersejarah

       Seperti yang sudah saya sampaikan di awal, bahwa di desa Ubung terdapat salah satu ikon bersejarah, yang berhubungan erat dengan perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, yaitu "Tugu Pendaratan". Tugu ini didirikan untuk mengenang peristiwa pendaratan TNI di Pulau Buru pada tanggal 14 Juli 1951 dalam misi pembebasan Ambon. Ketika itu di Ambon sedang terjadi pemberontakan oleh kaum separatis, sehingga pemerintah RI mengadakan aksi pembebesan dengan cara mengepung Ambon dari pulau Seram dan Pulau buru. Saat itu Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendarat di pulau Buru, tepatnya di Desa Ubung. 
      Setidaknya itu cerita yang saya dengar dari kakek dan para petuah di kampung saya. Untuk selebihnya  saya kurang tahu sehingga tidak berani berbicara banyak, takutnya salah ngomong nantinya. Sejarah ini juga tidak didapatkan di pelajaran sekolah, jadi tidak terlalu yang tahu. Saya termasuk salah satu yang beruntung karena pernah diceritain sehingga bisa tahu sedikit tentang tugu tersebut. Mungkin saat pulang kampung nanti saya akan mencari informasi yang lebih jelas lagi dan bisa menulis artikel khusus tentang Tugu ini. Tugu Ubung pernah di renovasi pada tahun 2006. Ketika itu saya baru saja lulus SD dan duduk di bangku SMP kelas 1. Di bawah adalah Gambar tugu yang telah direnovasi.
Tugu Pendaratan Desa Ubung

         Selain tugu pendaratan, terdapat juga satu ikon bersejarah lainnya, yaitu Masjid Al-Hasan Desa Ubung. Namun ini berkaitan dengan sejarah penyebaran Agama Islam di daerah saya. Masjid Al-Hasan termasuk yang Masjid yang disebut Masjid Tua. Sering juga disebut oleh sebagian orang tua dengan julukan "Masji Putih", karena warnanya yang didominasi oleh warna putih. 
         Namun sama halnya dengan Tugu Pendaratan, Masjid Al-Hasan juga telah mengalami renovasi dan pembangunan ulang, sehingga bentuk aslinya sama sekali tidak terlihat lagi, kecuali warnanya yang masih didominasi warna putih.

Masjdi AL-HASAN Desa Ubung

        Cukup sekian pengenalan saya mengenai desa saya. Mungkin kalau sobat datang ke Kota Namlea Provinsi Maluku, maka sempatkanlah berkunjung Desa saya yang indah itu. Tapi maaf kalau saya tidak bisa menjamu. Pasalnya sekarang masih juga merantau menuntut Ilmu di tanah Jawa. :D
      Tapi jika pas berkenaan dengan waktu pulang kampung saya, mungkin akan lain ceritanya. hehe. Terima kasih telah membaca. Wassalam.. :) 





Thursday, September 19, 2013

wireless electry (Listrik Tanpa Kabel)


Assalamu'alaikum sahabat reader. 
Senang sekali Ubung Style dapat berjumpa lagi dengan sobat sekalian. Kali ini saya akan berbagi info tentang penemuan listrik wireless (wireless electry). Tahukah sobat reader ? Saat ini para ilmuan telah menemukan dan sedang mengembangkan tekhnologi listrik wireless, yaitu pengaliran listrik tanpa media penghantar berupa kabel.

Unik, tapi ini memang fakta. Saat pertama mendengar ini dari dosen di saat perkuliahan, saya juga sempat terheran dan tak percaya. Tapi setelah mencari-cari informasi dari berbagai sumber, saya pun menemukan bahwa tekhnologi ini memang benar-benar telah ada dan nyata ditemukan, meskipun sekarang masih dalam tahap pengembangan. Anda bisa bayangkan, dengan adanya penemuan ini, kedepannya kita tidak perlu lagi risau dengan adanya kabel yang berlalu lalang di sekitar kita. Dengan listrik tanpa kabel, kita dapat menggunakan alat-alat elektronik kita seperti TV, DVD, HiFi-Headset dan lain-lainya tanpa menggunakan kabel listrik listrik. Bahkan, baterai perangkat mobile seperti laptop, ponsel, atau kamera digital terisi secara otomatis. Wah luar biasa bukan ?

Professor Peter Fischer, salah satu anggota tim riset, menjelaskan bahwa teknologi ini dapat digunakan untuk men-charge perangkat yang menggunakan listrik seperti laptop. “Selama laptop berada dalam ruangan yang menggunakan wireless power, laptop itu dapat menge-charge secara otomatis”. Pemancar WREL dapat dipasang dalam dinding rumah untuk memasok listrik ke semua perangkat elektronik yang berada dalam magical zone ( Area jangkauan ). Bahkan meja tulis pun dapat berguna untuk memasok maupun mengisi baterai semua perangkat elektronik di sekitarnya.

Riset ini di danai oleh Army Research Office, National Science Foundation dan the Departement of Energy. Dapat kita bayangkan, di masa depan hidup kita akan benar-benar simpel. Pemancaran listrik secara nirkabel bakal menjadi faktor penting, bukan saja antarperangkat, melainkan juga di dalam perangkat-perangkat canggih itu sendiri. Sama seperti melihat Internet melalui WLAN (wifi,hotspot) saat ini. 

Nah pertanyaanya adalah bagaimana listrik dapat ditransfer tanpa menggunakan perangkat perantara berupa kabel ? Loh kok bisa ? Apa mungkin ? Tentu saja bisa, apa sih yang tidak mungkin di dunia ini ? Yang pasti, ada penjelasan ilmiahnya dan bukan sihir. Hehe. Berikut penjelasan ilmiahnya yang berhasil saya rangkup dari berbagai sumber.  

Prinsip dasar bagaimana energi listrik dapat di transfer  tanpa kabel adalah berhubungan dengan fenomena resonansi. Resonansi merupakan proses bergetarnya suatu benda dikarenakan ada benda lain yang bergetar, hal ini terjadi dikarenakan suatu benda bergetar pada frekwensi yang sama dengan frekwensi benda yang terpengaruhi. Nah, begitupun listrik. Getaran listrik dapat mentransfer energi antara dua titik tanpa media penghantar dengan menggunakan resonansi. 

wireless electry
wireless electry



Untuk memperkuat resonansinya, para ilmuan menggunakan  sebuah transmitter WREL. transmitter WREL memancarkan medan magnet dengan bantuan coil yang dipancarkan dengan frekuensi yang sama dengan receiver WREL.  Agar impedansinya optimal, digunakan gulungan kabel pada kedua sisinya. Gulungan kabel juga berfungsi sama seperti gigi transmisi sepeda. Saat menanjak gigi transmisi diturunkan agar mendapatkan energi yang lebih efisien, begitupun sebaliknya. Receiver WREL juga menentukan sendiri tegangan yang diperlukan sesuai dengan ukuran. Jadi, fungsi adaptor tidak diperlukan. Selain itu, transmiter WREL juga hanya memancarkan energi sebanyak yang diperlukan oleh receiver. 

Tetapi keamanan terhadap radiasi masih perlu dipertanyakan. Karena medan magnet yang kuat selalu membawa radiasi elektromagnetis. Maka saat ini para peneliti berusaha untuk menggunakan frekuensi yang menghasilkan medan magnet yang kuat dengan beban electromagnetis kecil dan terbukti saat produk pertama diluncurkan ke pasar, teknologi WREL ini benar-benar aman terhadap manusia.
Kita berdoa saja semoga penemuan ini dapat terus dikembangkan sehingga dapat memudahkan kehidupan manusia di masa depannya. Sekian informasinya tentang :

Wireless Electry

 semoga bermanfaat dan sampai jumpa  di artikel selanjutnya.!! Wassalam..:)


Sunday, May 5, 2013

Speech Sample About Jogja in Peace


Speech Sample About Jogja in Peace


       Jika sebelumnya pidatonya tentang Perubah iklim atau climate change, yang ini tentang Jogja in peace : Jogja dalan damai. Ini karena ketentuan dari panitianya untuk mengangkat tema ini. sebenarnya ini adalah tema finalnya. tapi karena saya tidak sampai pada babak finalnya. maka tidak sempat saya bawakan. Artinya pidato masih belum ada yang membawakannya. 

             Mungkin juga bisa jadi bahan acuan atau contoh bagi sobat yang ingin membuat pidato yang serupa. Atau ingin membuatkan untuk teman, adik atau siapapun itu.



Assalamu’alaikum Wr. Wb..
Generally, Mr...
Honorable, ..

Ladies and gentlemen .!

            For the first, let’s thanks to our God Allah SWT. The God of universal. Who has been giving us a marcies and blessing, so we can gather in this place, to held the english speech compatition, without any trouble and obstacle.
            Secondly,  thanks very much to the master of ceremony who has given me time to delifer my sort speech with the tittle “Jogja In Peace”.
 
Ladies and gentlemen .!

I don’t want to talk too much how important The Peace is, because  I beleave that all of us have already known why The peace is more importante for us. But before we talk  a much deeper about Jogja in  Peace, let me remember you about Jogja’s  possition as  the city of education.
Jogjakarta  is very rich with learning resources, such as qualified resource  lecturers, libraries, and more else study centers. In it’s development as the city of education, Jogja is difficult to beat. Jogjakarta is also known, have a system and a superior learning environment, begin from elementary school, middle, until the college.

Jogja at the present, has more than hunderd thousand students, studying in 123 universities. That’s why this city often called “paradise” for research, intellectual and scientific study. This image has long been known by many people in Indonesia, even people in the world.

Dear Audiance .!

According to the Chairman of Commission C DPRD Yogyakarta, Mr. Zuhrif Hudaya : “Image of the city is essentially a growing impression or perseption, when making direct observation”.
The question is, is it the true that Jogja’s image has builded goodly? as we know that a few weeks ago, has happend an overkill accident to 4 resistance in Cebongan’s Jail, by the ocnum of Kopasus. It’s very broke the image of Kopasus as law upholder, and all at once jogja’s image as the city of
educational and cultural.

Dear Audiance .!

Jogjakarta wich all this time is famous as the city with peacefullness, has been streaked by brutal action of kopasus. They attact and disable the jail keeper, and then execute directly resistance in the jail. As we know that just 1 or 2 projectiles, human can be die. How can 30 projectiles penetrate 4 body of human.? Very broken. And it’s very not fair at all.

So, this is our responcibility to fix this problem. let us as a young man who lives in Yogyakarta both natives and newcomers hold hands with each other, unite our ranks, unite our commitment and unite our purpose, that Yogyakarta is free from all forms of violence, whatever the reason it.
As Maher zain’s say in his song : “Hold my hand, there are many ways to do it right”. In the other song : “oh, You are my brother, you are my sister, we are one big family”.

Ladies and gentlemen .!
I think it’s enough for my speech, Thanks very much for your attantion, may it be usefull for us. if you have got some mistakes, i’m so sory, I do hope you for forgiving me please. And the last, I say :
Asslamu’alaikum Wr. Wb..


By : Alfin siddik A A mrullah  Buton
(Nim : 12.11.6085)

    
    Demikian postingan kali ini, Terima  kasih telah berkunjung. Semoga bermanfaat dan   Sampai jumpa di postingan berikutnya.

English Speech Sample about Climate Change

Salam sobat reader. 
       Kali ini saya ingin berbagi contoh pidato bahasa inggris dengan dengan judul climate change (Perubahan iklim). Pidato ini saya buat beberapa hari yang lalu waktu mau ikut lomba english speech di kampus saya. walaupun kalah sih. :)
Speech Sample about Climate Change
          Tapi materi dan isi pidatonya tidak kalah bagus kok. Cuman masalah personal skill dalam membawakannya saja. Mungkin bisa dijadikan bahan acuan jika sobat ingin membuat pidato yang semacamnya seperti ini. So, selamat belajar yah ? semoga sukses buat kita semua.



Assalamu’alaikum Wr. Wb..
Generally, ...
Honorable, ..

Ladies and gentlemen .!
            For the first, let’s thanks to our God Allah SWT. The God of universal. Who has been giving us a marcies and blessing, so we can gather in this place, to held the english speech compatition, without any trouble and obstacle.
            Secondly, thank you so much to the master of ceremony who has given me time to delifer my sort speech, with the title “Climate Change”.

adies and gentlemen .!

If we want to talk about climate change, we should to know, that Actually climate change is an habituality. The Earth's climate is dynamic, and always  changing from time to time, with natural cycle. The problem is, in the past, earth climate were change naturally. But this time, climate change is more caused by the humans acts , so the impact is more quickly and drastic. So what which causing the climate change? why we must care about it? And how important is it ? The delegatioan of WHO for Indonesian, Mr. Sharad Adhikary, explains that why we must care about the issue of climate change, because it can be impact to the health and human’s live.
        According to observatioan’s result, the climate change of global is occur because Earth's atmosphere has been poisened by the dangerous gas such as carbon dioxide and methane. Gas carbon dioxide is formed by forest fires. and gas methane occurs from the rotting garbage.

Ladies and gentlemen .!

This phenomena is that we say as the greenhouse effect(efek rumah kaca). The greenhouse effect is an increase temperature of earth, because there are many pollutant gas in the air. Factories, motor vehicles, and all devices that use fuel oil, producing a flue gas: CO2 wich more to increase. Excessive CO2 in the air can inhibit the reflection of solar radiation. Furthermore, the lower layers of Earth's atmosphere slowly, become increase in temperature.
From the research results, levels of CO2 in the atmosphere reaches 385 ppm in 2006, a remarkable improvement if compared with the data of climate change during the period of the last 650,000 years.

Therefore, it would be wise if we as a young nation's next generation, contribute to maintain the balance of nature. For uor better future, for our children, grandchildren and the next generation after us.

Jakarta, 18 April 2013, Environment Minister Prof. Dr.. Balthasar Kambuaya, MBA opened the third Indonesian Climate Change. This exhibition and forum was held at 18-21 April 2013 and targeting more than 50,000. This is as one proof of our concern to the conditions of this earth. May be sustainable.

Ladies and gentlemen .!

I think it’s enough for my speech, Thanks very much for your attantion, may it be usefull for us. if you have got some mistakes, i’m so sory, I do hope you for forgiving me please. And the last, I say :
Asslamu’alaikum Wr. Wb..
By : Alfin siddik A A mrullah B B uton
(Nim : 12.11.6085)

        Demikian postigannya, semoga bermanfaat, Terima kasih telah berkunjung. Jangan lupa di koment yah tentang isi pidatonya.
 
Copyright © 2013 Ubung Style
Created by FBTemplates | Re-design by Alfin Amrullah
Proudly powered by © Blogger
Support : Exonera 12 | English Grammar's Blog